简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat second-class citizen

"second-class citizen" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • Enough of this "demons are second-class citizens" crap!
    Cukup dengan omong kosong "iblis adalah warga negara tak penting"!
  • I will not be treated like a second-class citizen because of my gender.
    Aku tidak akan mau disepelekan hanya karena masalah jenis kelaminku.
  • Tunisians chafed at being made second-class citizens in their own country.
    Bangsa Chechen merasa bahwa mereka menjadi warga kelas dua di tanah leluhur mereka sendiri.
  • Everyone dies and rots on their own in hospitals. The living treat us like second-class citizens.
    Semuaorangmatidan membusuk . . di rumah sakit hidupkamidiperlakukanseperti warga kelas dua
  • Along with house-elves, goblins seem to occupy positions as second-class citizens in the Wizarding world.
    Bersama peri rumah, goblin dianggap sebagai warga kelas dua di dunia sihir.
  • You know, you have this amazing talent for making me feel like a second-class citizen.
    Kau tahu, kau punya bakat yang mengagumkan untuk membuatku merasa seperti warga negara kelas dua.
  • You cursed me to live the rest of my life as a second-class citizen, despite being a firstborn son.
    Kau mengutukku untuk menjalani sisa hidupku sebagai warga negara kelas dua, meskipun aku anak sulung.
  • You want us to call you Sir and Madam, and grovel, like we are some second-class citizens.
    Kalian ingin kami memanggil kalian Tuan dan Nyonya, dan merendahkan diri, seolah kami hanya warga kelas rendahan.
  • I've been sold a bill of goods my whole life... taught how to be comfortable being a second-class citizen.
    Aku telah menjual banyak barang selama hidupku.. Mengajarkan bagaimana menjadi nyaman menjadi warga negara kelas kedua.
  • Though second-class citizens, these non-Muslim groups were nevertheless accorded certain rights and protections as "people of the book".
    Meskipun warga negara kelas dua, kelompok non-Muslim ini tetap memiliki hak dan perlindungan tertentu sebagai "ahli kitab".
  • Dissenters repeatedly petitioned Parliament to repeal the Acts, arguing that they were being treated as second-class citizens.
    Kelompok Pengingkar berulang kali mengajukan petisi kepada Parlemen untuk mencabut Undang-Undang tersebut, dengan alasan bahwa mereka diperlakukan sebagai warga negara kelas dua.
  • These are stores that help to support the White Citizens' Council, the council that is dedicated to keeping you and I second-class citizens.
    Ini adalah toko yang membantu mendukung Dewan Warga Kulit Putih, dewan yang mengabdi untuk membuat kita tetap menjadi rakyat kelas dua.
  • The Tunku observed in 1977 that "it appears in the minds of the non-Bumiputras that they are being turned into second-class citizens in the country."
    Tunku mengamati pada tahun 1977 bahwa "tampaknya kaum non-Bumiputera memandang bahwa mereka telah menjadi warga negara kelas dua dalam negara ini."
  • UMNO politicians actively campaigned in Singapore for the Singapore Alliance, contending that Singaporean Malays were being treated as second-class citizens under the Chinese-dominated, though ostensibly multiracial, PAP government.
    Politikus-politikus UMNO secara aktif berkampanye di Singapura mendukung Aliansi Singapura, melontarkan pendapat bahwa kaum Melayu Singapura diperlakukan sebagai warga negara kelas dua oleh pemerintah PAP yang multirasial.
  • Non-Arabs were treated as second-class citizens regardless of whether or not they converted to Islam, and this discontent cutting across faiths and ethnicities ultimately led to the Umayyads' overthrow.
    Penduduk non-Arab diperlakukan sebagai warga negara kelas dua tanpa menghiraukan apakah mereka beralih keyakinan masuk Islam atau tidak, dan ketidakpuasan ini membelah agama dan etnis yang akhirnya mengarah pada penggulingan Umayyah.
  • A second-class citizen is a person who is systematically discriminated against within a state or other political jurisdiction, despite their nominal status as a citizen or legal resident there.
    Warga kelas dua atau warga negara kelas dua adalah orang yang secara sistematis didiskriminasi dalam sebuah negara atau yurisdiksi politik lainnya, disamping status nominal mereka sebagai warga negara atau pemukim tetap disana.
  • While not necessarily slaves, outlaws or criminals, second-class citizens have limited legal rights, civil rights and socioeconomic opportunities, and are often subject to mistreatment or neglect at the hands of their putative superiors.
    Meskipun tak dijadikan budak, di luar hukum atau pejahat, warga kelas dua memiliki hak hukum, hak sipil dan kesempatan sosioekonomi yang terbatas, dan seringkali menjadi bahan penindasan atau perundungan oleh masyarakat.
  • B. Spreading division and prejudice and neglecting justice. For instance, in Iraq, non-Arabs were considered as second-class citizens and because of that the toughest and most difficult jobs, for instance, managing and supervising the bazaar or road management were allotted to them.
    Kedua, mengambil jarak dari keadilan Islam dan menyebarnya diskriminasi; misalnya warga kota – non Arab – di Irak dikenal sebagai warga kelas dua dan atas dalil ini semenjak pertama, pekerjaan-pekerjaan berat seperti mendirikan pasar dan membuat jalan diserahkan kepada mereka.
  • Meant to promote ethnic Chinese rights at a time when they were treated as second-class citizens and provide standardised formal education to ethnic Chinese students where the Dutch had not, the organisation was based on the teachings of Confucius and opened schools for both boys and girls.
    Berusaha untuk memperjuangkan hak asasi etnis Tionghoa pada waktu itu ketika mereka dianggap sebagai warga kelas dua dan menetapkan standardisasi pendidikan formal kepada para pelajar beretnis Tionghoa dimana Belanda tidak melakukannya, organisasi tersebut berdasarkan pada pengajaran Konghucu dan sekolah-sekolah yang terbuka untuk laki-laki dan perempuan.